Fakta Seputar Obat Anti Botak

Fakta Seputar Obat Anti Botak

Jika kamu sudah berusia sekitar 35 tahun ke atas, wajar-wajar saja bila kamu sudah mulai kehilangan banyak rambut. Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika, ⅔ pria biasanya mengalami kebotakan mulai usia 35 tahun.

Seperti dikutip dari WebMD, sangat sulit untuk membasmi masalah kebotakan pada pria. Sejumlah kalangan medis menyarankan agar para pria yang mengalami kebotakan memakai obat anti botak. Tapi ternyata tidak semuanya efektif. Berikut beberapa fakta seputar obat anti kebotakan yang perlu Anda tahu:

Ahli merekomendasikan Finasteride dan Minoxidil
Sejumlah ahli sudah merekomendasikan dua buah obat untuk mengatasi kebotakan, yaitu Finasteride dan Minoxidil. Finasteride sangat dikenal dengan nama Propecia. Obat tersebut dikonsumsi setiap hari dalam dosis 1 mg. Propecia bekerja dengan menurunkan tingkat dihydrotestosterone (DHT), dan diasumsikan dapat mengurangi rambut rontok pada kebanyakan pria. Obat tersebut juga sering kali membuat rambut tumbuh kembali.

Tonic Anti Botak


Baik Finasteride dan Minoxidil adalah produk anti botak atau rontok lain yang sudah disetujui oleh FDA yang pengkonsumsinya perlu komitmen. sebab, kalau tiba-tiba berhenti, dalam beberapa bulan kamu akan kembali kehilangan rambut yang berusaha untuk ditumbuhkan kembali.

Obat anti botak dapat menurunkan libido
Meski baik untuk kepala kamu yang botak, kamu harus siap dengan konsekuensi dari memakai obat anti botak ini, khususnya Finasteride karena efek sampingnya mempengaruhi kehidupan seksual.Finasteride dapat mengurangi libido Anda dan menimbulkan masalah seksual lain. Tapi tenang saja, karena persentasenya cukup kecil. Selain itu, efek samping ini jarang terjadi dan umumnya terjadi secara sementara saja.

Comments

Popular Posts